Resep Tumis Oncom Leunca KemangiKhas Sunda

by

·

Tumis Oncom Leunca KemangiKhas Sunda

Tumis oncom leunca kemangi adalah salah satu hidangan khas Sunda yang memiliki cita rasa gurih, sedikit pahit dari leunca, harum dari kemangi, dan pedas yang menggugah selera.

  • 1 papan oncom merah (±250 gram), hancurkan kasar
  • 150 gram leunca, petik dari tangkainya lalu cuci bersih
  • 2 genggam daun kemangi, petik daunnya
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 8 buah cabai rawit merah (sesuai selera), iris
  • 5 buah cabai merah keriting, iris serong
  • 2 batang daun bawang, iris serong
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 buah tomat merah ukuran sedang, potong-potong
  • 100 ml air
  • 3 sdm minyak goreng
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu jamur atau penyedap (opsional)
    • 1/2 sdt gula pasir
  • 1/4 sdt merica bubuk
  1. Panaskan minyak goreng di atas api sedang.
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan mulai layu.
  3. Masukkan cabai merah keriting, cabai rawit, daun salam, dan lengkuas. Tumis hingga cabai sedikit layu dan bumbu benar-benar harum.
  4. Tambahkan oncom yang telah dihancurkan kasar. Aduk dan tumis selama 3–5 menit hingga oncom matang, tidak berbau langu, dan sedikit kering.
  5. Masukkan irisan tomat dan daun bawang, aduk hingga tomat mulai layu.
  6. Tambahkan air, garam, gula, merica, dan kaldu jamur. Aduk hingga semua bumbu tercampur rata.
  7. Masukkan leunca. Aduk perlahan dan masak sekitar 2–3 menit saja agar leunca tetap renyah dan tidak terlalu lembek.
  8. Koreksi rasa. Jika sudah pas, matikan api.
  9. Masukkan daun kemangi, lalu aduk cepat menggunakan sisa panas tumisan hingga daun kemangi layu dan aromanya keluar.
  10. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih hangat, lalapan, sambal, dan ikan asin agar cita rasa khas Sundanya semakin nikmat.
  • Pilih oncom yang masih segar, berwarna cerah, dan tidak berbau asam.
  • Tumis oncom sedikit lebih lama agar aroma khas fermentasinya menjadi lebih harum dan gurih.
  • Gunakan leunca yang masih muda agar rasanya tidak terlalu pahit dan teksturnya tetap renyah.
  • Daun kemangi sebaiknya dimasukkan paling akhir agar aromanya tetap segar dan tidak menghitam.
  • Jika menyukai rasa lebih pedas, tambahkan cabai rawit utuh saat menumis.
  • Jangan memasak leunca terlalu lama karena akan menjadi lembek dan kehilangan sensasi renyahnya.
  • Untuk cita rasa yang lebih autentik khas Sunda, sajikan bersama ikan asin jambal, peda, atau tahu goreng hangat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *