Roti sisir Cokelat
Bahan Adonan
- 300 g tepung terigu protein tinggi
- 40 g gula pasir
- 1 sdt ragi instan
- 20 g susu bubuk
- 1 butir telur
- 150 ml susu cair dingin
- 35 g butter
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanili
Isian Cokelat Lumer
- 100 g dark cooking chocolate, cincang
- 50 ml susu cair
- 20 g butter
- 1 sdm gula halus
- 1 sdm cokelat bubuk
oleaean
- 1 kuning telur
- 1 sdm susu cair
- 1 sdm butter leleh
Cara Membuat
- Buat adonan
- Campurkan tepung, gula, ragi, susu bubuk, dan vanili. Masukkan telur dan susu sedikit demi sedikit sambil diuleni.
- Masukkan butter & garam
- Setelah adonan menyatu, masukkan butter dan garam. Uleni sampai kalis elastis, lembut, dan tidak mudah sobek.
- Fermentasi pertama
- Bulatkan adonan, tutup, lalu diamkan sekitar 45–60 menit sampai mengembang 2 kali lipat.
- Buat isian
- Panaskan susu dan butter dengan api kecil. Masukkan cokelat, gula halus, dan cokelat bubuk. Aduk sampai menjadi pasta cokelat yang kental. Dinginkan.
- Bentuk roti sisir
- Kempiskan adonan dan bagi menjadi 10–12 bagian. Pipihkan masing-masing, beri 1–2 sdt isian cokelat, lalu tutup dan rapatkan.
- Untuk bentuk roti sisir, susun beberapa potongan adonan berisi cokelat secara berdempetan dalam loyang sehingga setelah matang bisa disobek satu per satu.
- Fermentasi kedua
- Tutup dan diamkan lagi 30–45 menit sampai mengembang.
Panggang
- Olesi permukaan dengan campuran kuning telur dan susu. Panggang pada suhu 170–180°C selama 15–20 menit sampai permukaannya keemasan.
Finiahing
- Begitu keluar dari oven, langsung olesi permukaan dengan butter leleh supaya rotinya mengilap, harum, dan tetap lembut.
Rahasia untuk cokelat Lumer
- Jangan membuat isian terlalu encer. Dinginkan pasta cokelat terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke adonan. Saat roti masih hangat, cokelat di dalamnya akan terasa lembut, pekat, dan lumer saat dibelah.
Tips
Jangan menambahkan tepung terlalu banyak ketika menguleni. Adonan yang sedikit lembut justru menghasilkan roti yang lebih empuk dan berserat.

